Sabtu, 21 April 2012

JALAKOTE


jalakote adalah kuliner asli majalengka, dibuat dari bahan bahan berkualitas , mengandung gizi yang tinggi.makanan ini berbentuk seperti kue pastel. isinya bermacam macam. jalakote ini sangat disukai semua kalangan, dari anak anak hingga dewasa, dari kalangan bawah sampai pejabat...hehe. jalakote ada berbagai macam rasa, dari yang asin sampai yang pedas.rasanya yang renyah dilidah bikin ketagihan .jalakote bisa di jadikan temen ngopi, cemilan atupun makanan dikala laper :). jalakote baru ada di wilayah majalengka.
ayo mulai sekarang makan jalakote. dijamin enak dan bergizi...hehe
Kamis, 07 Juli 2011

mengapa teriak


Suatu hari sang guru bertanya kepada murid-muridnya;
"Mengapa ketika seseorang sedang dalam keadaan marah, ia
akan berbicara dengan suara kuat atau berteriak?" Seorang
murid setelah berpikir cukup lama mengangkat tangan dan
menjawab; "Karena saat seperti itu ia telah kehilangan kesabaran,
karena itu ia lalu berteriak."
"Tapi..." sang guru balik bertanya, "lawan bicaranya justru
berada disampingnya. Mengapa harus berteriak? Apakah ia tak
dapat berbicara secara halus?"
Hampir semua murid memberikan sejumlah alasan yang dikira
benar menurut pertimbangan mereka. Namun tak satupun
jawaban yang memuaskan.
Sang guru lalu berkata; "Ketika dua orang sedang berada dalam
situasi kemarahan, jarak antara ke dua hati mereka menjadi
amat jauh walau secara fisik mereka begitu dekat. Karena itu,
untuk mencapai jarak yang demikian, mereka harus berteriak.
Namun anehnya, semakin keras mereka berteriak, semakin pula
mereka menjadi marah dan dengan sendirinya jarak hati yang
ada di antara keduanya pun menjadi lebih jauh lagi. Karena itu
mereka terpaksa berteriak lebih keras lagi."
Sang guru masih melanjutkan; "Sebaliknya, apa yang terjadi
ketika dua orang saling jatuh cinta? Mereka tak hanya tidak
berteriak, namun ketika mereka berbicara suara yang keluar dari
mulut mereka begitu halus dan kecil. Sehalus apapun, keduanya
bisa mendengarkannya dengan begitu jelas. Mengapa
demikian?"
Sang guru bertanya sambil memperhatikan para muridnya.
Mereka nampak berpikir amat dalam namun tak satupun berani
memberikan jawaban
Sabtu, 02 Juli 2011

proses


Jalan hidup yang dilalui setiap orang tidak ada yang
sama........semua orang sudah digariskan hidupnya oleh Tuhan
untuk menjalani proses yang membentuk hidup kita untuk lebih
bijaksana, dewasa & berharap hanya kepada Tuhan.
Satu hal yang saya tahu, terkadang kita tidak pernah bersyukur
buat apa yang kita alami. Kita selalu mengeluh dan bilang Tuhan
tidak adil..Tuhan tidak sayang saya.......dan sebagainya yang
intinya kita lebih banyak menyalahkan Tuhan, tanpa melihat ada
apa dibalik semua peristiwa yang Tuhan ijinkan terjadi dalam
hidup kita.............
Kali ini saya belajar banyak untuk terus mengucap syukur
apapun yang terjadi dalam hidup saya............
Hidup saya terbelit hutang mulai dari saya menikah dua tahun
yg lalu sampai dengan hari ini saya masih mencicil hutang-
hutang tersebut (yang kalau saya kisahkan di sini apa yg
menjadi penyebab hutang tsb, akan sangat panjang)
Singkat kata saya sering mengalami stress karena hutang
tersebut, terlebih dengan penghasilan saya & istri yg pas-pasan
dan habis untuk membayar hutang, sehingga terkadang kami
harus pintar-pintar gali lobang tutup lobang istilahnya untuk
membiayai hidup sehari-hari karena, jujur, gaji kami berdua
tidak bisa menutupi kebutuhan sehari-hari dengan anak tiga dan
hutang yg bertumpuk
Hingga satu hari saya memutuskan akan meminjam uang pada
perusahaan tempat saya bekerja belum genap satu tahun. Pada
saat saya menghadap pimpinan saya dan megatakan keperluan
saya ingin meminjam uang sejumlah 1 juta, beliau bicara
dengan keras bahwa kantor ini bukan bank dan kalau dia mulai
meminjamkan kepada saya maka orang lain akan datang
kepada dia untuk melakukan hal yang sama dll yang isinya
begitu membuat saya malu & menangis di dalam hati.
Memang pada akhirnya dia memberikan pinjaman tersebut, dan
saya tidak menyalahkan pimpinan saya atas semua
perkatannya, cuma saya merasakan malu yang amat sangat
dan merasa sepertinya saya gak layak menerima semua
perkataan dia hanya untuk uang 1 juta.
Hampir saya membatalkan pinjaman saya kalau bukan karena
teman kantor saya yang menasehati. Namanya kita sebut saja
Lina, begitu saya keluar dari ruang pimpinan, saya menangis
dalam hati. Melihat kesedihan saya karena kebetulan meja dia
berdekatan dengan saya. Dan dia cuma berkata, " Sudah, tiak
usah dipikirkan. Kamu kan melakukan semua ini bukan untuk
foya-foya, toh kamu melakukan semuanya untuk keperluan
keluarga kamu dan kamu tidak berbuat salah. Mungkin ini
memang saatnya kamu harus mengalami hal seperti ini ya
sudah kamu jalani. Saya tahu bagaimana perasaan kamu, tapi
selama kamu merasa tidak berbuat salah, jalani saja"
Saya sempat protes " Saya malu Lina. Memang kamu pernah
mengalami hal seperti ini ?"
" Semua orang pernah lagi mengalami PROSES seperti ini
meskipun caranya berbeda-beda. Saya pernah mengalami
dimana teman-teman saya mengumpulkan uang untuk operasi
saya karena saya sudah tidak punya uang lagi"
" Operasi ? Operasi apa na ?"
Dia cuma tertawa dan dia berkata " Saya pernah operasi tumor
2 kali. Sampai saat ini saya tidak pernah haid dan tidak bisa
punya anak"
" Memang operasinya sebelum apa sesudah nikah (karena saya
tahu dia punya anak perempuan 1)"
"Sebelum nikah"
" Loh, terus anak kamu yg sekarang ?"
" Dia saya adopsi 5 tahun yg lalu saya harus menjalani semua
proses operasi & kemoterapi karena tumor tersebut. 2 kali saya
harus mengalaminya karena ternyata setelah operasi pertama
tumor tersebut tumbuh lagi & rahim saya harus diangkat"
Masih dengan tersenyum dia melanjutkan; "Ayah saya cukup
berduit sebelum saya sakit, tapi semua habis setelah saya sakit.
Malah pernah satu hari ketika saya sakit, pagi-pagi ayah saya
tanya mau makan apa, saya bilang mau makan soto dan dia
cuma bisa diam. Saya tanya kenapa? Dan dia jawab bahwa dia
tidak punya uang. Ya sudah kita beli roti aja yg suka lewat di
depan rumah. Soto harga 2500 perak, ayah saya tidak bisa
membelikannya untuk saya yg sedang sakit. Dan seumur hidup
saya baru hari itu saya lihat ayah saya menangis karena tidak
bisa membelikan makan anaknya yg sakit.
Saya kembali menangis, bukan karena rasa malu saya lagi...tapi
karena saya melihat ternyata ada yg pernah mengalami proses
yg lebih sulit dari yg saya alami. Saya malu. Bukan karena
omongan pimpinan saya, tapi karena menjadi cengeng atas hal
yg ternyata kecil sekali dibandingkan dengan apa yang teman
saya alami. Saya tidak pernah mengira bahwa teman saya yg
selalu ceria ternyata pernah mengalami saat-saat yang begitu
sulit.
Tapi ceritanya menyadarkan saya. Bahwa memang ada proses
yang harus dijalankan oleh setiap orang di bumi ini. Bukan
untuk mendatangkan kecelakaan tapi untuk mendatangkan hal-
hal yang baik buat hidup kita selanjutnya kalau kita berhasil
melalui proses tersebut dengan tegar.
Apapun yang anda alami, pandang itu sebagai proses menuju
kebaikan yg sudah Tuhan sediakan buat anda. Coba lihat orang
lain, dan mengucap syukur karena Tuhan selalu mengijinkan
sesuatu terjadi tanpa melebihi kekuatan yang kita miliki,
mengucap syukur karena Tuhan masih menyertai kita.
Semoga kisah nyata ini bisa menjadi berkat dan memberikan
kekuatan kepada anda yang mungkin sedang mengalami masa-
masa sulit.........Tuhan mengasihi….
Jumat, 24 Juni 2011

mangkok tanpa alas


Seorang raja bersama pengiringnya keluar dariistananya untuk menikmati udara pagi. Di keramaian,ia berpapasan dengan seorang pengemis.Sang raja menyapa pengemis ini,“Apa yang engkau inginkandariku?”Si pengemis itu tersenyum dan berkata, “Tuanku bertanya,seakan-akan tuanku dapat memenuhi permintaan hamba.”Sang raja terkejut, ia merasa tertantang, “Tentu saja aku dapatmemenuhi permintaanmu. Apa yang engkau minta,katakanlah!”Maka menjawablah sang pengemis, “Berpikirlah dua kali, wahaituanku, sebelum tuanku menjanjikan apa-apa.”Rupanya sang pengemis bukanlah sembarang pengemis.Namun raja tidak merasakan hal itu. Timbul rasa angkuh dan taksenang pada diri raja, karena mendapat nasihat dari seorangpengemis.“Sudah aku katakan, aku dapat memenuhipermintaanmu. Apapun juga! Aku adalah raja yang palingberkuasa dan kaya-raya.”Dengan penuh kepolosan dan kesederhanaan si pengemis itumengangsurkan mangkuk penadah sedekah,“Tuanku dapatmengisi penuh mangkuk ini dengan apa yang tuanku inginkan.”Bukan main! Raja menjadi geram mendengar ‘tantangan’pengemis di hadapannya.Segera ia memerintahkan bendahara kerajaan yang ikutdengannya untuk mengisi penuh mangkuk pengemis kurangajar ini dengan emas! Kemudian bendahara menuangkan emasdari pundi-pundi besar yang dibawanya ke dalam mangkuksedekah sang pengemis. Anehnya, emas dalam pundi-pundibesar itu tidak dapat mengisi penuh mangkuk sedekah.Tak mau kehilangan muka di hadapan rakyatnya, sang rajaterusmemerintahkan bendahara mengisi mangkuk itu. Tetapimangkuk itu tetap kosong. Bahkan seluruh perbendaharaankerajaan: emas, intan berlian, ratna mutumanikam telah habisdilahap mangkuk sedekah itu. Mangkuk itu seolah tanpa dasar,berlubang.Dengan perasaan tak menentu, sang raja jatuh bersimpuh dikaki si pengemis, ternyata dia bukan pengemis biasa,terbatabataia bertanya,“Sebelum berlalu dari tempat ini, dapatkahtuan menjelaskan terbuat dari apakah mangkuk sedekah ini?”Pengemis itu menjawab sambil tersenyum, “Mangkuk ituterbuat dari keinginan manusia yang tanpa batas. Itulah yangmendorong manusia senantiasa bergelut dalam hidupnya. Adakegembiraan, gairah memuncak di hati, pengalaman yangmengasyikkan kala engkau menginginkan sesuatu. Ketikaakhirnya engkau telah mendapatkan keinginan itu, semua yangtelah kau dapatkan itu, seolah tidak ada lagi artinya bagimu”.Semuanya hilang ibarat emas intan berlian yang masuk dalammangkuk yang tak beralas itu. Kegembiraan, gairah, danpengalaman yang mengasyikkan itu hanya tatkala dalam prosesuntuk mendapatkan keinginan..Begitu saja seterusnya, selalu kemudian datang keinginan baru.Orang tidak pernah merasa puas. Ia selalu merasa kekurangan.Anak cucumu kelak mengatakan: power tends to corrupt;kekuasaan cenderung untuk berlaku tamak.Raja itu bertanya lagi,“Adakah cara untuk dapat menutup alasmangkuk itu?”“Tentu ada, yaitu rasa syukur kepada Tuhan. Jika engkau pandaibersyukur, Tuhan akan menambah nikmat padamu,” ucap sangpengemis itu, sambil ia berjalan kemudian menghilang.

Suatu hari di gua Hira, Muhammad SAW tengahber’uzlah, beribadah kepada Rabbnya. Telah sekianhari ia lalui dalam rintihan, dalam doa, dalam puja danharap pada Dia Yang Menciptanya. Tiba-tiba muncullah sesosokmakhluk dalam ujud sesosok laki-laki.“Iqra!” katanya.Muhammad SAW menjawab, “Aku tidak dapat membaca!”Lakilakiitu merengkuh Muhammad ke dalam pelukannya, kemudianmengulang kembali perintah“Iqra!” Muhammad memberikanjawaban yang sama dan peristiwa serupa pun terulang hinggatiga kali. Setelah itu, Muhammad dapat membaca kata-kata yangdiajarkan lelaki itu. Di kemudian hari, kata-kata itu menjadiwahyu pertama yang yang diturunkan Allah kepadaMuhammadmelalui Jibril, sang makhluk bersosok laki-laki yang menemuiMuhammad di gua Hira.Sepulang dari gua Hira, Muhammad mencari Khadijah isterinyadan berkata,“Selimuti aku, selimuti aku!”. Ia gemetar ketakutan,dan saat itu, yang paling diinginkannya hanya satu, kehangatan,ketenangan dan kepercayaan dari orang yang dicintainya.Belahan jiwanya. Isterinya. Maka Khadijah pun menyelimutinya,memeluknya dan mendengarkan curahan hatinya. Kemudiania menenangkannya dan meyakinkannya bahwa apa yangdialami Muhammad bukanlah sesuatu yang menakutkan,namun amanah yang akan sanggup ia jalankan.Dalam sebuah pelatihan manajemen kepribadian. Parainstruktur yang juga para psikolog tengah mengajarkanberbagai terapi penyembuhan permasalahan kejiwaan. Darisemua terapi yang diberikan, selalu diakhiri dengan pelukan,baik antar sesama peserta maupun oleh instrukturnya. Namundemikian, mereka mempersilakan peserta yang tidak bersediamelakukan pelukan dengan lawan jenis untuk memilih partnerpelukannya dengan yang sejenis. Yang penting tetap berupaterapi pelukan. Menurut mereka, pelukan adalah sebuah terapipaling mujarab hampir dari semua penyakit kejiwaan danemosi.Pelukan akan memberikan perasaan nyaman dan aman bagipelakunya.Pelukan akan menyalurkan energi ketenangan dan kedamaiandari yang memeluk kepada yang dipeluk. Pelukan akanmengendorkan urat syaraf yang tegang. Hal ini juga dibenarkandari hasil penelitian bahwa, kita butuh empat kali pelukan perhari untuk bertahan hidup, delapan supaya tetap sehat, dan duabelas kali untuk pertumbuhan. Jika ingin terus tumbuh, kitabutuh dua belas pelukan per hari. Pelukan berkhasiatmenyehatkan tubuh. Pelukan merangsang kekebalan tubuh kita.Pelukan membuat kita merasa istimewa. Pelukan memanjakansifat kekanak-kanakan yang ada dalam diri kita. Pelukanmembuat kita lebih merasa akrab dengan keluarga dan teman-teman.Riset membuktikan bahwa pelukan dapat menyembuhkanmasalah fisik dan emosional yang dihadapi manusia di zamanserba stainless steel dan wireless ini. Bukan hanya itu saja, paraahli mengemukakan bahwa pelukan bisa membuat kita panjangumur, melindungi dari penyakit, mengatasi stress dan depresi,mempererat hubungan keluarga dan membantu tidur nyenyak.(The Aladdin Factor, Jack Canfield & Mark Victor Hansen.”)Helen Colton, penulis buku The Joy of Touching jugamenemukan bahwa ketika seseorang disentuh, hemoglobindalam darah meningkat hingga suplai oksigen ke jantung danotak lebih lancar, badan menjadi lebih sehat dan mempercepatproses penyembuhan. Maka bisa dikatakan bahwa pelukan bisamenyembuhkan penyakit“hati” dan merangsang hasrat hidupseseorang. Berdasarkan hasil penelitian yang dikeluarkan olehjurnal Psychosomatic Medicine, pelukan hangat dapatmelepaskan oxytocin, hormon yang berhubungan denganperasaan cinta dan kedamaian. Hormon tersebut akan menekanhormon penyebab stres yang awalnya mendekam di tubuh.Hasil hasil penelitian tersebut, memberikan keterangan ilmiahatas kecenderungan dalam diri setiap manusia untukmendapatkan ketenangan dan kehangatan melalui pelukan.Penelitan tersebut memberikan fakta ilmiah atas besarnyaenergi yang dapat disalurkan melalui pelukan.***Sayangnya, banyak dari kita dibesarkan dalam rumah yang didalamnya pelukan adalah sesuatu yang tidak lazim, dan kitamungkin merasa tidak nyaman minta dipeluk dan memeluk.Kita mungkin pernah digoda sebagai“si anak manja” jika seringmemeluk atau dipeluk Ayah, Ibu atau saudara kandung kita. Danjadilah kita atau remaja-remaja kita saat ini, tumbuh dengankekurangan energi pelukan.Bisa jadi, kekurangan energi pelukan ini adalah termasuk salahsatu faktor yang menyebabkan maraknya kasus ketidakstabilanemosi manusia seperti yang terjadi belakangan ini: tingginyaangka kriminalitas dan narkoba pada golongan anak dan remaja,kesurupan di berbagai sekolah dan sebagainya.Dan bisa jadi, sesungguhnya solusi untuk mengurangi berbagaipermasalahan itu sebenarnya sederhana saja: Pemberianpelukan kasih sayang yang banyak kepada anak-anak dari orangtuanya. Bukankah Rasulullah sangat gemar memeluk isteri,anak,cucu, dan bahkan anak-anak kecil di lingkungannya denganpelukan kasih sayang? Bahkan pernah ada satu kisah ketikaRasulullah mencium dan memeluk cucunya, seorang sahabatmenyatakan bahwa hingga ia punya 10 orang anak, tak satupunyang pernah ia curahi dengan peluk cium.Rasulullah saat itu berkomentar,“Sungguh orang yang tidakmaumenyayang (sesamanya), maka dia tidak akandisayang.” (riwayatAl-Bukhari)***So mulai sekarang, jangan ragu untuk memeluk ataupun mintadipeluk. Apa yang kita perlukan saat kita marah, sedih ataupunkecewa adalah sebuah pelukan, pelukan sayang dari suami,orang tua atau orang yang kita kasihi.Pelukan itu dapatmenenangkan, membuat kita merasa nyaman dan disayang.Begitu juga setelah adanya perang mulut atau berantem antarasuami istri? Saling memeluklah. Karenan pelukan itu akanmenurunkan emosi dan menenangkan hati. Pelukan itu akanmerekatkan kembali ikatan cinta antara suami istri setelah lukadan kecewa yang sempat tertoreh. Pelukan itu, akan membuatkehidupan rumah tangga menjadi makin mesra.Segala sedih, segala marah, segala kecewa, dan segala bebanhilang oleh kehangatan pelukan. Selanjutnya jadikanlah pelukansebagai suatu kebiasaan dalam menjalani hari-hari. Hal pertamayang saya inginkan ketika tiba di rumah sepulang dari kantoratau dari bepergian adalah memeluk istri. Memeluknya erat-erat.Itu saja. Tak Lebih. Hal pertama yang saya inginkan ketikasaya bangun dari tidur adalah memeluk dan dipeluk istri saya.Memeluknya kuat-kuat. Itu saja. Bukan yang lainnya.Jika kami bangun pada jeda waktu yang tak sama, maka‘utang’kebiasaan itu dilakukan setelah shalat lail atau shalat subuh. Jikakami tidur di kamar yang berbeda, biasanya jelang subuh atauhabis shubuh, salah satu dari kami akan menyusul yanglainnya.Hanya untuk satu hal saja: memeluk dan dipeluk.Saat malam menjelang tidur, kami terbiasa tiduran dan salingmemeluk, berlama-lama sambil berbincang tentang aktifitaskami seharian. Ada kata-kata yang minimal tiga kali sehari sayaucapkan kepada istri saya,“I Love U” dan “Minta peluk!”Rasanya ada yang kurang jika kekurangan pelukan dalam sehari.Pelukan memberiku rasa aman dan nyaman. Pelukan, sayarasakan memberikan kehangatan yang tak tergantikan olehapapun. Berani mencoba?